Jumat, 09 Oktober 2020

SUMBER-SUMBER IDE BISNIS

Hallooo semua kembali lagi sama saya hihi, disini saya ingin memberitahukan sumber-sumber dari munculnya ide bisnis nih mari disimak ya.

1. Hobi  

Banyak loh orang-orang yang memiliki hobi tertentu dan berhasil mendirikan bisnis karena hobinya tersebut. Misal nih kalian suka masak daripada hanya masak dan dimakan sendiri, kalian bisa loh buka usaha makanan baik itu dirumah aja, toko, atau secara online.

2. Keterampilan dan pengalaman pribadi

Tidak sedikit juga loh orang-orang yang berhasil mendirikan bisnis karena pengalaman yang sudah dilewatinya, bisa itu pengalaman saat dia masih berkerja dikantor atau tempat kerja. 

3. Brainstorming

Nah ini yang terakhir ya.. sebenarnya masih banyak si cuma saya pikir 3 dulu sudah cukup ya hihi, apasih itu brainstorming? Brainstorming itu adalah metode untuk memunculkan suatu penyelesaian secara kreatif dengan cara menerima kritik, penilaian, dan pecahan-pecahan ide, setelah itu kita bisa menemukan titik cerah dalam pengembangan ide bisnis tersebut. 

Nah bagaimana? Tertarik ngga nih untuk berbisnis? hayuk silahkan dicoba dari kstiga cara tersebut ya hehehe.. Terimakasih bagi yang sudah membaca.

Rabu, 30 September 2020

Misi Hidup

Hallooo semua kembali lagi di blog ini, disini saya ingin memberitahukan misi hidup saya.. kalian punya misi hidup?  Tentu harus punya ya karena dengan adanya misi kita dapat mengembangkan skill yang kita punya. Tidak usah berlama-lama lagi, saya akan memberitahukan beberapa misi dalam mengembangkan diri saya.

Yang pertama, saya punya misi untuk mendapatkan ipk yang tinggi di semester ini.. hehee biar terkenal kali ya... bukan dong tetapi supaya tidak mengecewakan orang-orang yang sudah mendukung saya, nahh kalian yang baca juga semangat ya huha.

Yang kedua, mengembangkan karakter supaya tidak menjadi orang yang mudah terprovokasi, memiliki pemikiran yang luas, dan mental baja, kita sebagai masyarakat indonesia harus cermat ya dalam menelan berita yang ada.. karena banyak banget berita yang memprovokasi kita sesama masyarakat indonesia.. jangan mudah terpancing ya hehe

Yang ketiga, perbanyak mencari referensi dan menerapkannya.. nah kita sebagai kids jaman now dan para bapak-ibu harus dapat memanfaatkan teknologi salah satunya ya perbanyak referensi.. bisa hal apapun loh ya supaya kita masyarakat indonesia memiliki wawasan yang luas. Sekian duluu yaa pembahasan tentang misi ini, terimakasih yang sudah membaca.. semoga kalian enjoy dan langsung semangat setelah membaca ini wkwkw, di tunggu ya kisah ku selanjutnya cauuuu...

Selasa, 22 September 2020

POTENSI DIRIKU

POTENSI DI DALAM DIRI SAYA

   Sebelum saya menyebutkan apa potensi saya, disini saya akan menjelaskan sedikit tentang apa sih itu potensi diri? Potensi diri adalah kemampuan yang sudah ada atau belum ada dan tidak dilakukan secara maksimal. Oke itu adalah penjelasan apa sih itu potensi menurut saya , sudah paham artinya kan? Jika sudah paham apa itu potensi, pasti kalian penasaran kan bagaimana sih cara mengeluarkan potensi secara maksimal? Tentu jawabannya adalah kerja keras dan pahami dulu apa itu potensi kalian. Apa yang terjadi jika kalian memiliki potensi tetapi tidak berkerja keras dan hanya melakukannya dengan setengah-setengah? tentu potensi itu akan sia-sia. Baik itu saja sedikit penjelasan yang dapat saya berikan.

   Sekarang saya ingin menjelaskan potensi yang ada dalam diri saya, potensi saya adalah bermain basket, ini bener loh.. hihi saya sudah bermain basket sejak smp ya walaupun hanya untuk bermain-main dan tidak mengikuti kejuaraan hehe, selain basket saya juga mempelajari beladiri taekwondo.. uwahh keren kan? hihi. Saya mempelajari taekwondo selama 7-8 tahun dan juga sudah mengikuti kejuaraan-kejuaraan walaupun belum pernah juara 1 T-T, Tetapi saya tetap semangat loh hihi. Potensi diri saya selanjutnya adalah bermain games, lah kok bermain games? kan hanya permainan? Eitsss jangan salah bermain games termasuk potensi loh, bahkan sekarang sudah ada kejuaraannya yang di sebut dengan istilah esport (electronic sports) saya sudah mengikuti kejuaraan juga walaupun masih belum seberapa dan kurang berpengalaman tetapi saya serius untuk menjadi pemain hebat dalam games hihi. Jadi untuk kalian yang membaca ini pahami apa itu potensi kalian, dan jangan lupa berkerja keras supaya bisa menjadi orang yang membanggakan bagi orang-orang yang kalian sayangi ya. Terimakasih yang sudah membaca hihi tetap semangat ya!.

Senin, 20 Agustus 2018

Karya Tulis Ilmiah tentang Lingkungan Hidup

Pencemaran Dalam Lingkungan Hidup
BAB I
PENDAHULUAN
1. Latar Belakang
Lingkungan merupakan kesatuan antara abiotik dan biotik. Abiotik adalah kumpulan-kumpulan benda mati. Sedangkan biotik adalah kumpulan benda hidup. Di dalam komponen abiotik yaitu udara, air, cahaya matahari, tanah, suhu dan lain sebagainya. Komponen biotik mencakup dekomposer atau pengurai, konsumen, dan produsen. Kedua komponen ini sangat erat berkaitan (tak dapat dipisahkan).
Lingkungan hidup diartikan secara beragam. Menurut Kamus Ekologi, lingkungan hidup disebut juga environment. Environment ialah kesatuan antara makhluk hidup (biotik) dan non-hidup (abiotik) yang ada di bumi. Sedangkan, menurut Undang-Undang No. 32 Tahun 2009, lingkungan hidup adalah kesatuan ruang seluruh benda. Baik makhluk hidup termasuk manusia, keadaan hingga perilaku manusia.
Secara keseluruhan dapat disimpulkan bahwa lingkungan hidup adalah gabungan antara semua makhluk hidup dan faktor serta komponen sekelilingnya. Makhluk hidup yang ada di bumi merupakan salah satu faktor keberhasilan lingkungan hidup. Makhluk hidup yang dikhususkan yaitu manusia. Manusia adalah makhluk berakal yang diciptakan Tuhan dengan sempurna dalam keadaan yang utuh pula.
Oleh sebab itu, kegagalan lingkungan hidup seperti pencemaran yang terjadi dapat dikatakan ulah manusia. Tingkah laku manusia pada masa kini sudah melebihi batas wajar. Salah satunya yaitu membuang sampah sembarangan. Banyak tempat yang seharusnya bersih dari sampah justru tertimbun sampah. Tempat yang seharusnya rindang dan asri, berubah menjadi tempat yang panas dan gersang.
2. Rumusan Masalah
a. Apa saja jenis pencemaran bagaimana penjelasannya?
3. Tujuan Penelitian
Untuk mengetahui jenis pencemaran lingkungan hidup.
BAB II
PEMBAHASAN
A. Jenis Pencemaran
1. Pencemaran Udara
Pencemaran udara tak selalu disebabkan oleh ulah manusia. Pencemaran udara dapat pula disebabkan oleh kejadian alam contohnya gunung meletus. Hasil dari letusan gunung berapi membawa partikel-partikel logam yang berbahaya. Namun, penyebab utama pencemaran udara di Indonesia terjadi akibat polusi kendaraan bermotor roda dua, tiga maupun empat.
Pencemaran udara disebabkan beberapa hal berikut, yaitu:
a. Asap Rokok
Seperti yang telah diketahui, sebagian besar orang-orang terkaya yang ada di Indonesia ialah bos besar perusahaan rokok. Oleh sebab itu, tak heran bila asap rokok menjadi penyumbang pencemaran udara yang terbesar. Kandungan-kandungan berbahaya ada di dalam rokok seperti tar dan nikotin. Maka asap yang ditimbulkan berbahaya pula.
b. Ozon (O3)
Sudah menjadi rahasia publik bila lapisan ozon mulai menipis. Lapisan penghalang buruknya sinar matahari ini justru menjadi boomerang bagi bumi. Polutan ozon merupakan polutan yang paling berbahaya. Penangannya pun sangat sulit karena tak dapat dideteksi. Perlu untuk diketahui, polutan ozon menyebabkan kerusakan paru-paru.
c. Karbonmonoksida (CO)
Gas CO juga merupakan salah satu polutan yang berbahaya. Gas ini dapat menimbulkan kematian jika seseorang menghirupnya dalam waktu yang lama. Contoh dari polutan gas CO yaitu ketika tidur di dalam mobil menggunakan AC. Gas-gas CO yang dihasilkan kendaraan bermotor di luar dapat masuk ke dalam. Gas itulah yang mematikan.
2. Pencemaran Air
Air yang bersih yaitu air yang tidak berbau dan tidak berwarna. Sehingga bila diemui air yang berbau, berwarna dan terdapat biota yang mati di dalamnya, air itu terindikasi telah tercemar. Pencemaran pada air dapat disebabkan oleh hal-hal berikut:
a. Limbah pabrik, nuklir dan industri
Limbah pabrik, nuklir dan industri mengandung zat-zat kimia berbahaya. Salah satu zat itu ialah radioaktif. Pembuangan limbah secara sembarangan ke sungai sangat membahayakan. Karena zat berbahaya akan tercampur dengan air sungai. Hal itu mengancam keberadaan biota sungai dan lingkungan sekitar.
b. Bahan peledak untuk menangkap ikan
Penangkapan ikan menggunakan bahan peledak memang sudah dilarang. Namun, tetap saja ada oknum “nakal” yang menggunakannya. Penangkapan dengan bahan peledak dinilai efektif. Tidak akan memakan waktu yang lama dan akan mendapat hasil tangkapan melimpah. Namun, hal ini adalah salah satu penyebab pencemaran air.
c. Pestisida
Limbah pertanian sebenarnya tidak membahayakan. Namun, penggunaan pestisida yang berlebih dan pupuk kimia itulah yang menyebabkan pencemaran air. Limbah pertanian yang di dalamnya terdapat pestisida berlebih dan pupuk kimia akan mengalir. Kemudian hal tersebut menimbulkan pencemaran pada air.
d. Sampah
Sampah menjadi masalah utama di zaman sekarang. Kesadaran manusia akan lingkungan nampaknya sudah sangat rendah. Sampah-sampah rumah tangga dibuang di sembarang tempat. Mulai dari lorong air kecil (selokan) hingga ke sungai sudah dipenuhi sampah. Padahal, sampah menjadi salah satu penyebab dari pencemaran air.
3. Pencemaran Tanah
Suatu tanah dikatakan sudah tercemar ketika tanah itu tak dapat lagi digunakan untuk kebutuhan manusia. Kebutuhan yang dimaksud seperti bercocok tanam. Selain itu, tanah yang gersang juga suatu ciri tanah sudah tercemar. Penyebab pencemaran tanah, yaitu:
a. Senyawa asam
b. Pestisida berlebih
c. Pupuk kimia
d. Limbah industri, pabrik dan nuklir
e. Limbah rumah tangga misalnya deterjen.
BAB III
PENUTUP
Kesimpulan
Pencemaran dibagi menjadi tiga yaitu pencemaran air, tanah dan udara. Setiap pencemaran memiliki ciri tertentu. Setiap pencemaran juga memiliki penyebab tertentu. Penyebab pencemaran satu dan lainnya tidak jauh beda. Contohnya penggunaan pestisida berlebih. Untuk itu, manusia sebagai makhluk berakal di bumi wajib mengurangi penggunaan bahan-bahan penyebab pencemaran dan menjaga lingkungan.

Contoh Soal Rangkaian Seri dan Pararel

1.  Contoh Soal Rangkaian Pararel




PraSeri

Tiga buah resistor akan dirangkai secara paralel, nilai masing-masing resistor tersebut adalah R1 = 10Ω, R2 = 47Ω, R3 = 100Ω, berapakah nilai hambatan pengganti pada rangkaian paralel tersebut?
Diketahui : R1 = 10Ω
R2 = 47Ω
R3 = 100Ω
Ditanya : Rp = ?
Jawab :
Jwb1

2.  Contoh Soal Rangkaian Pararel




PraSeri2

Dua buah resistor dirangkai paralel, jika nilai masing-masing resistor tersebut adalah R1 = 10Ω, R2 = 47Ω, berapakah nilai hambatan penggantinya?
Diketahui : R1 = 10Ω
R2 = 47Ω
Ditanya : Rp = ?
Jawab :
Jwb2a
Pembuktian :
Jwb2b

3.  Contoh Soal Rangkaian Seri




Seri1

Tiga buah resistor akan dirangkai secara seri, masing-masing nilai resistor tersebut adalah R1 = 10Ω, R2 = 47Ω, R3 = 100Ω. berapakah nilai dari hambatan pengganti rangkaian tersebut?
Diketahui : R1 = 10Ω
R2 = 47Ω
R3 = 100Ω
Ditanya : Rs = ?
Jawab :
SeriJawab1


4. Contoh Soal Menghitung Hambatan Total

Terdapat 3 buah resistor yang dihubungkan secara seri. Masing-masing hambatannya ialah R1 = 5 Ohm, R2 = 3 Ohm, dan R3 = 4 Ohm. Hitunglah nilai hambatan totalnya!
  1. Jawab:
    Rs = R1 + R2 + R3
    Rs = 5 + 3 + 4
    Rs = 12 Ohm

 Perhatikan gambar berikut!




suatu tahanan yang dirangkai paralel, diketahui R1= 5Ω , R2= 3Ω , R3=  4Ω dengan sumber tegangan V= 24V, maka hitunglah:
           a) Hambatan pengganti (RT)
           b) Arus yang mengalir pada rangkaian tersebut (I)
     
Diketahui:
      R1= 5Ω                  V= 24V 
      R2= 3Ω
      R3= 4Ω
      Ditanya:
            a) R?                 b) I ?


Sabtu, 18 Agustus 2018

Tugas 2 Remedial Fisika

  1.contoh soal 1
Perhatikan gambar di atas, pada titik P dari sebuah rangkaian listrik ada 4 cabang, 2 cabang masuk dan 2 cabang keluar. Jika diketahui besarnya I1 = 6 A, I2 = 3 A, dan I3 = 7 A, tentukan berapa besar nilai dari I4?
Jawab

Diketahui
I1 = 6A
I2 = 3 A
I3 = 7 A
Ditanya I4 = …?
Hukum Kirchoff I
ΣImasuk = ΣIkeluar
I1 + I2 = I3 + I4
6 + 3 = 7 + I4
9 = 7 + I4
I4 = 9-7 = 2A

2.


Hitung besar arus I4!

Diketahui : I1 = 2 A
I2 = 1 A
I3 = 0,5 A
Ditanya : I4 = . . . ?

Jawab :
Jumlah kuat arus yang masuk = jumlah kuat arus yang keluar
I1 + I2 = I3 + I4
(2 + 1) A = 0,5A + I4
(2 + 1 – 0,5) A = I4
I4 = 2,5 A

3.

Hasil gambar untuk soal hukum kirchoff 1




Hitunglah besar arus I4!
Diketahui
I1 = 2A
I2 = 4 A
I3 = 5 A
Ditanya I4 = …?
Hukum Kirchoff I
ΣImasuk = ΣIkeluar
I1 + I2 = I3 + I4
2 + 4 = 5 + I4
6 = 5 + I4
I4 = 6-5 = 1A

4.

Dari gambar di samping hitunglah besar  I3!
Jawab :

Σ Imasuk  =  Σ Ikeluar

      I       =       I1   + I2   +  I3
 10A       =      3A + 2A   +  I3
10A        =       5A           +  I3
             10A - 5A   = I3
               5A  =        I3

5.













Bila hambatan dalam baterai diabaikan dan terminal voltmeter (V) dihubungkan pada titik P dan Q, maka besar beda potensial antara P dan Q (VPQ) adalah....

Jawab:

R total = 2 ohm + 3 ohm = 5 ohm
 induk Data dari gambar :
 I induk: = V/ R total = 20 v/5 ohm = 4 A
Vpq    = I induk . R ( = 2 ohm )
         = 4 A . 2 ohm = 8 volt




Minggu, 12 Agustus 2018

TANAMAN OBAT TRADISIONAL

KATA PENGANTAR
Puja dan puji syukur penulis panjatkan kepada Tuhan yang Maha Esa atas selesainya karya tulis ilmiah yang berjudul “Tanaman Obat Tradisional”.
Karya tulis ilmiah ini berisi tentang pemanfaatan tanaman lokal sebagai obat alami baik untuk pengobatan luar maupun dalam agar masyarakat lebih memilih bahan yang alami dibandingkan dengan obat –obatan yang mengandung bahan kimia yang dapat merusak kesehatan.Penulis berharap, semoga karya tulis ilmiah ini dapat memberikan  manfaat kepada masyarakat dalam pemanfaatan tanaman lokal sebagai obat alami untuk kesehatan jasmani, tentunya karya tulis ilmiah ini masih banyak terdapat kekurangan dan kekeliruan dalam penyusunanya, oleh karena itu kritik dan saran yang bersifat membangun selalu  diharapkan demi kesempurnaan.  
Penulis
Dany Setyawan

DAFTAR ISI
Cover
KATA PENGANTAR ……………………………………………....……………....i
 DAFTAR ISI ……………………………………………………………….....……ii
BAB I PENDAHULUAN …………………………………………………….….....1 
I.1  Latar  Belakang ………………………………………………….....................1
 I.2  Tujuan ……………………………………………………………..……..........3
 I.3  Rumusan Masalah ……………………………………….…......................…3
BAB II PEMBAHASAN………………………………………….........................4
II.1 Pengertian Tananam Obat Tradisional ...........................................................4
II.2  Jenis-jenis Tanaman Obat ……………………………………...........……..5
II.3 Cara Pengolahan Dan Pemakaian Tanaman Obat Tradisional ...................11
II.4 Kelebihan Dan Kekurangan Obat Tradisional..............................................12
BAB III PENUTUP…………………................................……..............………..14
 III.1 Kesimpulan ……………………......................................................………14
III.2 Saran ............................................................................................................14
DAFTAR PUSTAKA .............................................................................................15


BAB  I


PENDAHULUAN

I.1   Latar Belakang

Obat Tradisional dan Tanaman Obat di Indonesia

Sejak ratusan tahun yang lalu, nenek moyang bangsa kita telah terkenal pandai meracik jamu dan obat-obatan tradisional. Beragam jenis tumbuhan, akar-akaran, dan bahan-bahan alamiah lainnya diracik sebagai ramuan jamu untuk menyembuhkan berbagai penyakit. Ramuan-ramuan itu digunakan pula untuk menjaga kondisi badan agar tetap sehat, mencegah penyakit, dan sebagian untuk mempercantik diri. Kemahiran meracik bahan-bahan itu diwariskan oleh nenek moyang kita secara turun temurun, dari satu generasi ke generasi berikutnya, hingga ke zaman kita sekarang. Di tengah-tengah serbuan obat-obatan modern, jamu dan ramuan tradisional tetap menjadi salah satu pilihan bagi masyarakat kita. Tidak hanya masyarakat di pedesaan, masyarakat di perkotaan pun mulai mengkonsumsi obat-obatan tradisional ini. Diberbagai pelosok tanah air, dengan mudah kita menjumpai para penjual jamu gendong berkeliling menjajakan jamu sebagai minuman sehat dan menyegarkan. Demikian pula, kios-kios jamu tersebar merata di seluruh penjuru tanah air. Jamu dan obat-obatan tradisional, telah menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan masyarakat kita. Keragaman obat-obatan tradisional di tanah air, telah memperkaya khasanah ilmu pengetahuan, dan





kesehatan bangsa kita. Negara kita menjadi salah satu pusat tanaman obat di dunia. Ribuan jenis tumbuhan tropis, tumbuh subur di seluruh pelosok negeri. Belum semua jenis tanaman itu kita ketahui manfaat dan khasiatnya. Kita hanya berkeyakinan bahwa Tuhan menciptakan semua jenis tumbuhan itu, pastilah tidak sia-sia. Semua itu pasti ada manfaatnya. Olehkarena itu, perlu dilakukan konservasi sumber daya alam, agar jangan ada jenis tanaman yang punah. Kebakaran hutan bukan saja memusnahkan satwa dan fauna, tetapi juga menimbulkan polusi dan meningkatkan suhu pemanasan global. Jamu dan obat tradisional, sampai saat ini belum dikembangkan secara optimal. Produksi jamu dan obat-obatan tradisional lebih banyak diproduksi oleh homeindustry. Hanya sebagian kecil jamu dan obat-obatan tradisional yang diproduksi secara masal melalui industri jamu dan obat tradisional di pabrik-pabrik. Untuk meningkatkan kualitas, mutu, dan produk jamu serta obat-obatan yang dihasilkan oleh masyarakat kita, diperlukan kerjasama seluruh pihak yang terkait.Kerjasama itu dimaksudkan agar jamu dan obat tradisional yang dihasilkan dapat bersaing, baik di pasar regional maupun global. Beredarnya jamu dan obat-obatan yang tidak terdaftar di Badan Pengawasan Obatdan Makanan, akan merugikan konsumen. Di samping itu, secara ekonomi, beredarnya obat-obatan seperti itu justru akan merusak citra obat tradisional. Citra yang rusak akhirnya akan memukul produksi dan pemasaran obat-obatan tradisional, di dalam maupun di luar negeri. Pemerintah, terus berupaya melakukan pengawasan demi meningkatkan keamanan, mutu, dan manfaat obat tradisional. Hal ini dilakukan agar masyarakat terlindung dari obat tradisional yang dapat menimbulkan efek yang tidak diinginkan. Melalui penelitian dan pengembangan yang cermat dan teliti, jamu dan obat-obatan tradisional dapat diarahkan untuk menjadi obat yang dapat diterima dalam pelayanan kesehatan formal. Memang harus kita akui, bahwa para dokter dan apoteker, hingga saat ini masih belum dapat menerima jamu sebagai obat yang dapat mereka rekomendasikan kepada para pasiennya. Akibatnya, pemasaran produk jamu tidak dapat menggunakan tenaga detailer seperti pada obat modern. Akhir-akhir ini, tampak adanya trend hidup sehat pada masyarakat untuk menggunakan produk yang berasal dari alam. Oleh karena itu, jamu dan obat-obatan tradisional perlu didorong untuk menjadi salah satu pilihan pengobatan. Jamu dan obat-obatan tradisional harus didorong pula untuk menjadi komoditi unggulan yang dapat memberikan sumbangan positif bagi meningkatkan pertumbuhan ekonomi masyarakat. Kegiatan itu juga memberikan peluang kesempatan kerja, dan mengurangi kemiskinan.
Up Ribbon: 3

 


I.2 Rumusan Masalah

1.    Apa yang dimaksud tanaman obat tradisional ( herbal ) ?
2.    Apa saja jenis tumbuhan yang biasa digunakan sebagai obat tradisional serta apa nama  ilmiahnya ?
3.    Bagaimana pengaruh tanaman obat tradisional ( herbal ) bagi kesehatan?
4.     Bagaimana cara pengolahan dan pemakaian tanaman obat tradisional yang tepat?
5.    Apa kelebihan dan kekurangan yang dimiliki tanaman obat tradisional(herbal) ketimbang obat obatan dari bahan kimia ?

I.3 Tujuan
1.    Mengetahui definisi tentang tanaman obat tradisional.
2.    Mengetahui berbagai jenis tumbuhan yang biasa digunakan sebagai obat tradisional beserta nama ilmiahnya.
3.    Mengetahui manfaat tumbuhan obat tradisional.
4.    Mengetahui cara pengolahan dan pemakaian tanaman obat tradisional.
5.    Menjelaskan kelebihandan kekurangan tanaman obat tradisional (herbal)


BAB II


PEMBAHASAN


II.1 Pengertian Tananam Obat Tradisional

Pengertian Tanaman obat adalah Jenis-jenis tanaman yang memiliki fungsi dan berkhasiat sebagai obat dan dipergunakan untuk penyembuhan ataupun maupun mencegah berbagai penyakit, berkhasiat obat sendiri mempunyai arti mengandung zat aktif yang bisa mengobati penyakit tertentu atau jika tidak memiliki kandungan zat aktif tertentu tapi memiliki kandungan efek resultan / sinergi dari berbagai zat yang mempunyai efek mengobati.
Penggunaan tanaman obat sebagai obat bisa dengan cara diminum, ditempel, dihirup sehingga kegunaannya dapat memenuhi konsep kerja reseptor sel dalam menerima senyawa kimia atau rangsangan.
Tanaman obat yang dapat digunakan sebagai obat, baik yang sengaja ditanam maupun tumbuh secara liar. Tumbuhan tersebut digunakan oleh masyarakat untuk diracik dan disajikan sebagai obat guna penyembuhan penyakit.
Tumbuhan obat merupakan salah satu ramuan paling utama produk-produk obat herbal. Tanaman obat adalah bahan yang berasal dari tanaman yang masih sederhana, murni, belum diolah. tumbuhan obat adalah: Tanaman atau bagian tumbuhan yang digunakan menjadi bahan obat tradisional atau obat herbal, bagian tanaman yang dipakai untuk bahan pemula bahan baku obat. 
Tanaman atau bagian tanaman yang diekstraksi dan ekstrak tumbuhan tersebut dipakai sebagai obat. Tanaman obat adalah obat tradisional yang terdiri dari tanaman-tanaman yang mempunyai khasiat untuk obat atau dipercaya mempunyai khasiat sebagai obat. Di mana khasiatnya diketahui dari hasil penelitian dan pemakaian oleh masyarakat.







II.2  Jenis-jenis Tanaman Obat

1. Seledri (Apium Graviolens)

Mungkin tanaman yang satu ini tidak asing lagi bagi kita, selain enak dipakai sebagai penyedap rasa ternyata seledri juga berfungsi sebagai obat alami karena kaya akan kalsium, fosfor dll.
Contohnya seledri bisa dipakai sebagai
 Obat Asam UratCaranya Cukup rebus beberapa biji seledri untuk segelas air didihkan lalu minum setiap pagi.
2. Blustru (Luffa Aegyptica Mill)

Blustru atau yang biasa disebut Ketela Manis ( Di Sunda disebut Lapang Oyom atau di Palembang disebut Hurung Jawa) merupakan tanaman obat keluarga yang telah diberikan secara turun temurun. Namun saat ini sudah jarang sekali yang menggunakan bahkan sebagian besar orang tidak tau bagaimana bentuk Tanaman Blustru itu. Blustru dapat digunakan sebagai Obat AsmaCaranya cuci telebih dahulu daun blustru muda simpan diatas nasi panas (bisa disimpan diatas ketika menanak nasi) lalu makanlah sebagai lalaban setiap hari.


3. Pasak Bumi atau Tongkat Ali (Eurycoma Longifolia Jack)

 
Tanaman ini di Indonesia tumbuh didaerah Kalimantan. Tongkat ali dapat membantu memperbaiki kadar testosteron pada pria dan menambah gairah sexual pada pria. Selain itu juga mampu menjadi
 Obat Ejakulasi DiniBanyak Toko herbal menjual pasak bumi ini biasanya sudah berupa teh, kopi, berbentuk kering dll.
4. Mengkudu (Morinda Citrifolia)

 
Mengkudu memiliki nama yang berbeda - beda di setiap daerah contohnya di Sunda disebut Cangkudu, di Aceh disebut Keumeude, dan di Jawa diseut kudu. Tanaman ini biasa ditanam di aceh pada setiap rumah warga (walau tidak semua) karena biasa dipakai sebagai bahan rujak ataupun menu buka puasa khas aceh. Tapi taukah anda bahwa Mengkudu bisa menjadi
 Obat Jantung Koroner dan membantu mencegah penyakit jantung koroner. Caranya sangat mudah cukup jus mengkudu lalu saring air sarinya tambahkan sedikit madu dan minum 2 kali sehari setelah makan.

5. Lidah Buaya (Aloe Vera)

 
Lidah buaya sejak zaman dahulu telah dipercaya sebagai bahan perawatan kecantikan dan obat. Saat ini dijepang sedang mengembangkan penelitian lidah buaya sebagai 
Obat KankerSaat ini sangat banyak sekali cara untuk memakan lidah buaya seperti Cendol ala Pontianak.
6. Buah Makasar (Brucea Javanica)

Tanaman ini memiliki rasa yang sangat pahit dan beracun. Namun apabila dipergunakan dengan baik dan sesui dengan dosis yang rumbuhan ini mampu menjadi mengobati Penyakit Diabetes Melitus karena dapat menurunkan kadar gula darah dalam tubuh.
Selain itu Buah Makasar juga mampu menjadi
 Obat Kanker Serviks,Caranya bisa dengan menyeduhnya kedalam setengah cangkir  dan minum 2 - 3 kali sehari (Banyak Toko Herbal yang menjual Buah Makasar kering jadi anda tidak perlu susah susah menumbuk atau mengeringkannya sendiri).


Up Ribbon: 87. Belimbing (Averrhoa Carambola)

Belimbing manis banyak mengandung vitamin C, B, A, Protein, Kalsium dll. Belimbing.Selain rasanya yang enak juga mampu mejadi Obat Kolestrol Tinggi dan Penurun Darah Tinggi. caranya cukup makan buah belimbing setiap hari sesudah makan.
8. Temulawak (Curcuma Xanthorrhiza)

Temulawak merupakan tanaman obat indonesia yang memiliki kandungan Kurkumin yang berguna sebagai Anti Radang ataupun Anti Keracunan Empedu. Walaupun temulawak tidak mampu menjadi
 Obat Kanker Hatinamun temulawak mampu mencegahnya karena temulawak mampu mengobati Penyakit Hepatitis B yang berperan sebagai faktor utama Penyakit Kanker Hati.
9.  Daun Dewa (Gynura Divaricata)

Dari namanya aja udah kerenkan, Daun Dewa dipercaya mempunyai banyak manfaat bagi kesehatan. Daun Dewa mengandung minyak atsiri, saponin dll. Daun Dewa bida digunakan sebagai
 Obat Penyakit Stroke ataupun Pencegah datangnya Penyakit Stroke. Mampu juga mengobati luka memar dan Penurun Darah Tinggi.

10.  Jarak (Ricinus Communis)

Biasa disebut Kaliki di Jawa Barat Dulang di Sumatra dan Kalek Dimadura. Jarak memuliki manfaat pada karnya sebagai anti rematik dan mampu menenangkan. Pada bijinya terasa manis, pedas namun netral. Bijinya Banyak digunakan untuk
 Obat Kangker Rahim, Hernia, Rematik, TBC dsb. Namun ketika anda mengolah biji jarak menjadi herbal anda harus berhati - hati karena jika meminum obatnya berlebihan akan menimbulkan keracunan dengan ciri - ciri Sakit kepala, muntah berak, panas dll.
11. KUMIS KUCING

Kumis kucing merupakan tanaman obat berupa tumbuhan berbatang basah yang tegak. Tanaman ini dikenal dengan berbagai istilah seperti: kidney tea plants/java tea (Inggris), giri-giri marah (Sumatera), remujung (Jawa Tengah dan Jawa Timur) dan songot koneng (Madura). Tanaman Kumis kucing berasal dari wilayah Afrika tropis, kemudian menyebar ke wilayah Asia dan Australia. Nama daerah: Kumis kucing (Melayu – Sumatra), kumis kucing (Sunda), remujung (Jawa), se-salaseyan, songkot koceng (Madura). Spesies kumis kucing yang terdapat di Pulau Jawa adalah O. aristatus, O.thymiflorus, O. petiolaris dan O. tementosus var. glabratus. Klon kumis kucing yang ditanam di Indonesia adalah Klon berbunga putih dan ungu. Daun kumis kucing basah maupun kering bermanfaat digunakan sebagai bahan obat-obatan. Di Indonesia daun yang kering dipakai (simplisia) sebagai obat yang memperlancar pengeluaran air kemih (diuretik) sedangkan di India untuk mengobati rematik.
Masyarakat menggunakan kumis kucing sebagai obat tradisional sebagai upaya penyembuhan batuk encok, masuk angin dan sembelit. Disamping itu daun tanaman ini juga bermanfaat untu pengobatan radang ginjal, batu ginjal, kencing manis, albuminuria, dan penyakit syphilis.


12. Ciplukan

SINONIM: Nama Latin : Physallis angulata Linn. Atau physallis minima Linn Nama Daerah : keceplokan, nyornyoran, cecenet, cecendet KLASIFIKASI : Bangsa : Solonales Suku : Solonaceae Marga : Physallis Jenis : Physallis peruviana L KEGUNAAN : Dalam pengobatan Alternatif Herbal Influenza, Sakit tenggorok, Batuk rejan, Bronchitis, Gondongan, Pembekakan buah pelir, Bisul, Borok, Kencing manis, Sakit paru – paru, Ayan, Pembekakan prostate.

13. JERUK NIPIS
Jeruk nipis punya banyak manfaat. Selain menjadi minuman yang menyegarkan, buah yang sudah dikonsumsi ribuan tahun yang lalu ini juga bisa mencegah daan menyembuhkan berbagai macam penyakit. Minyak atsiri daun jeruk nipis dapat menghambat pertumbuhan staphylococcus aureus (kuman pada kulit). Air jeruk nipis dapat digunakan sebagai obat kumur pada penderita sakit tenggotokan. Bau harumnya membuat enak, sedap ketika kita berkumur. Kulitnya, bila ditahan di dalam mulut, bisa mengharumkan atau mengurangi bau mulut tak sedap dan mengatasi radang karena mengandung zat asam yang dapat mematikan kuman. Karena berbagai kandungnan minyak dan zat yang ada di dalamnya, jeruk nipis juga dimanfaatkan untuk mengatasi disentri, sembelit, ambeien, haid tak teratur, difteri, jerawat, kepala pusing atau vertigo, suara serak, batuk, bau badan, menambah nafsu makan, mencegah rambut rontok, ketombe, flu, demam, terlalu gemuk, amandel, penyakit anyang-anyangan (kencing terasa sakit), mimisan, dan radang hidung.
Up Ribbon: 11 


II.3 Cara Pengolahan Dan Pemakaian Tanaman Obat Tradisional
A.              Pengolahan Ramuan Herbal
Beberapa cara mengolah tanaman obat, di antaranya memipis, merebus, dan menyeduh.

1. Memipis
Biasanya bahan yang digunakan berupa bagian tanaman atau tanaman yang masih segar seperti daun, biji, bunga, dan rimpang.
Bahan tersebut dihaluskan dengan ditambahkan sedikit air. Bahan yang sudah halus diperas hingga 1/4 cangkir. Jika kurang dari 1/4 cangkir, air matang ditambahkan pada ampas, lalu diperas lagi.

2. Merebus
Tanaman obat direbus agar zat-zat yang berkhasiat di dalam tanaman larut ke dalam larutan air. Api yang digunakan untuk merebus sebaiknya yang volumenya mudah diatur. Pada awal perebusan digunakan api besar hingga mendidih. Jika telah mendidih, bahan di dalam air dibiarkan selama 5 menit. Selanjutnya, api kompor dikecilkan untuk mencegah air rebusan meluap sampai air rebusan tersisa sesuai kebutuhan. Bahan yang berukuran besar dipotong terlebih dahulu.
Air yang digunakan dalam perebusan adalah air yang tidak berwarna, tidak berbau, tidak berasa, dan bening. Air yang kekuningan, berbau, dan mengandung kotoran sebaiknya tidak digunakan.

3. Menyeduh
Bahan baku yang digunakan dapat berupa bahan yang masih segar atau bahan yang sudah dikeringkan. Sebelum diramu, bahan bahan dipotong kecil-kecil. Setelah siap, bahan diseduh dengan air panas. Setelah didiamkan selama 5 menit, bahan hasil seduhan disaring.

B.    Cara Pemakaian Tanaman Herbal
Untuk setiap jenis penyakit, cara penanganan obat akan berbeda. Misalnya, untuk penyakit kulit, herbal yang digunakan dengan cara dioles atau diramu untuk mandi. Untuk penyakit pernapasan (asma), obat diberikan dengan cara uapnya diisap, selain obat yang diminum juga. Sementara itu, untuk penyakit hepatitis, demam, dan asam urat, obat herbal diminum.
Cara mengonsumsi ramuan yang berasal dari tanaman obat berbeda-beda. Umumnya ramuan dikonsumsi satu jam sebelum makan. Tujuannya agar proses penyerapan zat-zat yang berkhasiat optimal dan tidak bercampur dengan
Up Ribbon: 12makanan lainnya. Bagi yang belum terbiasa mengonsumsi herbal, sebaiknya dosisnya sedikit demi sedikit. Setelah terbiasa, dosis yang dianjurkan diminum sekaligus.
Obat herbal biasanya diminum 2-3 kali sehari dengan dosis yang telah ditentukan. Dosis yang diminum untuk anak umur 10-15 tahun biasanya 1/2 dosis yang dianjurkan untuk orang dewasa. Sementara itu, dosis untuk anak-anak umur 5-9 tahun adalah 1/3 dosis orang dewasa.

C.         Jangka Waktu Pemakaian Tanaman HerbaL
Ramuan tradisional umumnya dibuat dengan cara direbus, diperas, atau dimakan mentah. Ramuan yang direbus boleh disimpan selama sehari atau 24 jam. Setelah jangka waktu tersebut, sebaiknya ramuan dibuang dan dibuat lagi yang baru jika masih memerlukannya. Apabila dibuat dari perasan tanpa direbus, ramuan hanya boleh disimpan selama 12 jam. Lebih dari waktu itu jangan digunakan lagi karena dapat tercampur kuman atau kotoran dari udara atau lingkungan sekitarnya.
Umumnya resep pengobatan yang disajikan berdasarkan pertimbangan jangka waktu di atas. Namun, tidak ada salah-nya selalu mempertimbangkan jangka waktu pemakaian ini jika ternyata ramuan yang dibuat berlebih. Jangan menyimpan ramuan lebih dari waktu yang disarankan hanya karena sayang membuangnya. Ingatlah bahwa kesehatan lebih penting dari sekedar bahan tersebut.

II.4 Kelebihan Dan Kekurangan Obat Tradisional
A. Kelebihan Obat Tradisional :
1.    Tidak Menimbulkan Efek Samping
Obat herbal benar-benar merupakan produk alami yang telah tersedia di alam. Pengolahan obat ini pun dilakukan secara alami, bahkan tradisional, tanpa pencampuran bahan kimia atau sintetis. Oleh sebab itulah, dapat dipastikan bahwa obat-obatan herbal sama sekali tidak memiliki efek samping sehingga sangat aman digunakan.

2.    Bebas Racun
Obat-obatan kimia atau obat farmasi merupakan racun sehingga tidak boleh dikonsumsi secara sembarang. Namun, ada yang berbeda dari obat herbal. Yaitu, bebas racun. Dengan demikian, obat herbal sangat aman dikonsumsi oleh siapa pun. Bahkan, obat herbal dapat dijadikan sebagai peluruh racun di dalam tubuh atau detoksifikasi.
Up Ribbon: 13 


3.    Menghilangkan Akar Penyakit
Umumnya, obat-obatan kimia hanya bekerja untuk menyembuhkan gejala penyakit. Namun, tidak demikian dengan obat-obatan herbal. Selain menyembuhkan gejala penyakitnya, obat-obatan herbal bekerja hingga menghilangkan akar penyakitnya.
Cara kerja yang berbeda ini disebabkan efek obat herbal yang bersifat menyeluruh (holistik). Akhirnya, pengobatan tidak hanya terfokus pada penghilangan penyakit, tetapi juga pada peningkatan sistem kekebalan tubuh sebagai cara untuk melawan penyakit.

4.    Mengandung Banyak Khasiat
Misalnya, jintan hitam atau yang lebih terkenal dengan sebutan habbatussauda yang dapat menyembuhkan asam urat, migren, diabetes, hepatitis, bahkan kanker. Contoh lain, bawang putih yang bersifat antivirus serta mampu menguatkan jantung dan menurunkan kolesterol.

B. Kekurangan Obat Tradisional:

Disamping berbagaikelebihan, bahan obat alam juga memiliki beberapa kelemahan yang juga merupakan kendala dalam pengembangan obat tradisional (termasuk dalam upaya agar bisa diterima pada pelayanan kesehatan formal).
Adapun beberapa kelemahan tersebut antara lain :
1.    Efek farmakologisnya yang lemah
2.    Bahan baku belum terstandar dan bersifat higroskopis serta volumines
3.    Belum dilakukan uji klinik dan mudah tercemar berbagai jenis mikroorganisme.


BAB III

PENUTUP

III.1 Kesimpulan:

a.  Tanaman obat adalah tanaman yang memiliki khasiat obat dan digunakan sebagai obat dalam penyembuhan maupun pencegahan penyakit.
b. Bagian dari tumbuh tumbuhan yang paling sering dijadikan obat adalah daun. Namun akar juga terkadang digunakan dalam pembuatan obat tradisional.
c.  Cara pengolahan obat tradisional masih sederhana
d. Dalam penggunaan tanaman obat tradisional tetap membutuhkan dosis yang tepat.
e.  Dalam segi penyembuhan meskipun tanaman herbal umumnya lebih lambat dalam pengobatan penyakit dibanding penyembuhan menggunakan Obat – obatan kimia, namun pengobatan secara tradisional menggunakan tanaman herbal jauh lebih aman bagi tubuh dengan sangat sedikit efek samping yang ditimbulkannya, bebas racun, mudah di produksi, menghilangkan akar penyakit, mudah diperoleh, murah dan mempunyai banyak khasiat.


III.2  Saran:

Seharusnya kita dapat lebih bijak untuk memanfaatkan tanaman herbal yang ada di sekitar kita dengan sebaik mungkin. Serta tetap menjaga kelestarian lingkungan hidup disekitar kita agar tercipta lingkungan hidup yang sehat.


Daftar Pustaka
1.    http://id.wikipedia.org/wiki/Tanaman_obat_keluarga
2.    http://www.anneahira.com
3.    http://emprorerfaisal.blogspot.com/2012/03/karya-ilmiah-tentang-pengaruh- tanaman.html#ixzz1q2i1YLRB 
4.    http://www.depkes.go.id